Kolam renang di hotel dan apartemen punya tantangan yang berbeda dari kolam rumah. Pemakaian lebih padat, standar kebersihan lebih ketat, dan downtime (kolam tutup) bisa berdampak ke kepuasan tamu maupun reputasi properti. Karena itu, perawatan kolam komersial sebaiknya mengikuti checklist yang konsisten—bukan hanya “saat air mulai keruh”.
Lakukan backwash (untuk sand/DE sesuai prosedur) bila tekanan naik atau aliran menurun
Untuk cartridge: lakukan cleaning/bilas menyeluruh sesuai beban kotoran
Periksa kondisi valve dan O-ring (tanda bocor/aus)
C) Pemeriksaan Pompa Kolam Renang dan Sirkulasi
Pastikan aliran kembali (return flow) kuat dan merata
Cek potensi “dead spot” (area yang sering kotor)
Inspeksi getaran pompa, suhu motor, dan tanda rembesan pada seal
D) Pemeriksaan Keselamatan dan Fasilitas
Cek tangga/handrail kokoh
Cek cover drain dan fitting tidak longgar
Pastikan signage aturan kolam jelas (operasional hotel/apartemen biasanya butuh ini)
Checklist Bulanan (Monthly)
Bagian ini fokus pada evaluasi performa sistem dan pencegahan kerusakan.
A) Audit Performa Sistem Filtrasi
Evaluasi tren tekanan filter kolam renang dari log harian (apakah cepat naik?)
Cek media filtrasi (pasir/DE/cartridge) apakah mendekati jenuh
Periksa kebocoran kecil pada valve, pipa, dan sambungan
B) Audit Pompa Kolam Renang
Cek kondisi seal, suara bearing, dan performa debit (indikasi penurunan)
Pastikan pondasi dan dudukan pompa tidak berubah (menyebabkan vibrasi)
Cek panel listrik dan proteksi (dilakukan oleh teknisi yang kompeten)
C) Pemeriksaan Kualitas Air yang Lebih Lengkap
Selain pH dan sanitizer, kolam komersial biasanya memerlukan pemantauan parameter tambahan sesuai standar internal/SOP, misalnya kestabilan pH dan potensi pembentukan kerak. Ini membantu mencegah masalah yang “baru terasa” setelah berbulan-bulan.
D) Pemeriksaan Finishing dan Struktur (Ringan)
Cek nat keramik/tile yang mulai rusak
Cek retak halus atau area yang terasa kasar
Cek lampu kolam dan housing dari tanda rembesan
Checklist Per 3–6 Bulan (Preventive Maintenance)
Untuk kolam hotel/apartemen, preventive maintenance berkala dapat menekan downtime.
Deep cleaning filter (tergantung jenis filter dan beban kolam)
Pemeriksaan dan pembersihan heat exchanger/heater (jika ada)
Evaluasi sistem dosing otomatis (jika ada)
Cek keseimbangan sirkulasi: valve setting, distribusi return, dan efisiensi pompa
Pemeriksaan balancing tank & level control (untuk overflow/infinity pool)
Tanda Sistem Perawatan Perlu Ditingkatkan
Jika sering terjadi:
air jernih sebentar lalu cepat keruh,
lumut berulang di area tertentu,
tekanan filter cepat naik meski sudah backwash,
pompa kolam renang sering panas/bising atau performa turun,
komplain tamu soal mata perih/iritasi,
maka perawatan tidak cukup “ditambah chemical”, tetapi perlu evaluasi menyeluruh sistem sirkulasi dan filtrasi.
Template Log Harian yang Sebaiknya Ada (Ringkas)
Agar mudah diaudit, minimal catat:
jam operasi pompa
kondisi visual air
hasil cek kimia (sesuai SOP)
tekanan filter kolam renang
catatan kejadian khusus (hujan deras, event ramai, vacuum, backwash)
temuan ruang mesin (kebocoran, suara pompa, dll.)
PT Alka Tres Indonesia Pool & Wellness Siap Membantu Operasional Kolam Komersial
PT Alka Tres Indonesia Pool & Wellness menyediakan dukungan perawatan dan evaluasi sistem kolam untuk hotel dan apartemen—mulai dari penyusunan SOP checklist, inspeksi ruang mesin, optimasi pompa kolam renang, hingga penyesuaian kapasitas dan maintenance filter kolam renang. Tujuannya: air stabil jernih, risiko komplain menurun, dan downtime bisa ditekan.
FAQ
Seberapa sering filter kolam renang komersial perlu dibersihkan?
Tergantung beban pemakaian dan lingkungan. Karena itu log tekanan filter harian penting untuk menentukan kapan cleaning/backwash diperlukan.
Apakah pompa kolam renang harus menyala lebih lama di hotel/apartemen?
Umumnya jam sirkulasi kolam komersial lebih panjang karena pengguna lebih banyak. Durasi ideal ditentukan dari volume kolam, jenis filter, dan target kualitas air.
Kenapa air tetap keruh walau backwash sering?
Bisa karena media filter sudah jenuh, kapasitas filter kurang, flow pompa tidak sesuai, atau ada masalah keseimbangan kimia dan sirkulasi. Audit sistem biasanya diperlukan.T